Indonesian helpers in Hong Kong can now renew contracts directly

Asisten Indonesia sedang menikmati hari libur mereka di Taman Sha Tin Hong Kong

From January 2017, Indonesian domestic helpers and their employers will no longer need to use an agency to renew their contracts in Hong Kong, according to the Indonesian Consulate General.

This applies to domestic workers who are finishing their two-year contracts and who will be renewing with the same employer. Both the helper and employer must agree to renew their contract without assistance from an agency.

Indonesian helpers enjoying their day off in Hong Kong's Sha Tin Park
Indonesian helpers enjoying their day off in Hong Kong’s Sha Tin Park

If an agreement is reached, the employer will need to submit a letter of application to the Indonesian consulate stating that they wish to renew the employment contract and that they fulfilled all of their basic employment rights and responsibilities throughout the previous contract.

The employer must submit these undertakings, and other general supporting documents including the new standard employment contract, in person at the consulate for verification.

Until now, contract renewals for Indonesian helpers had to be processed through agencies, many of which charge nearly HK$2,000 for this service (excluding return flights to and from Indonesia for helpers’ mandatory home leave between contracts).

This cost should be borne by employers, although some reports say that fees are sometimes passed on to helpers.

The consulate said in a statement on its website that the decision to allow helpers and their employers to renew contracts directly was made “to improve the quality of its services and protections to all Indonesian citizens in Hong Kong”.

The contract renewal process will now be the same as for Filipino helpers, who have been able to renew contracts with their employers without going through agencies for years.

Indonesia’s new Consul General in Hong Kong, Tri Tharyat, has shown support for domestic workers’ rights in Hong Kong since taking office. Among other statements about helpers, Tri has said he would support Hong Kong raising the minimum wage for domestic helpers to $5,000 per month (the minimum is $4,310 currently).

Direct renewals of Indonesian helper contracts

To renew a contract without using an agency, the employer must first submit the abovementioned documents to the Indonesian Consulate General for verification.

The helper should then complete the Immigration Department’s ‘visa/extension of stay application form for domestic helper from abroad’, while the employer should complete the ‘application for employment of domestic helper from abroad’ document. These can be obtained from the department’s offices or on its website.

These documents can be submitted by the helper at Immigration, along with an original copy of the new standard employment contract (notarised by the Indonesian Consulate General), the helper’s passport, and copies of the employer’s proof of financial position and residential address.

Applications can also be submitted online, by post, or by drop-in. This normally takes less than 10 working days to process, while for in-person applications, the extension visa label can be issued on the same day.

Visas cost $190 and should be paid for by the employer.

Note that before they can start their new contracts, Indonesian domestic workers must return to Indonesia once their previous two-year contracts have ended. Returns flights must be paid for by employers.

Employers are also reminded to renew their mandatory insurance policies for their helpers (regarding workplace injuries).

 


 

Bahasa translation:

Kini Asisten Rumah Tangga Indonesia di Hong Kong Dapat Perpanjang Kontrak Langsung

Mulai Januari 2017, asisten rumah tangga Indonesia dan majikan mereka tidak harus menggunakan jasa agen untuk memperbaharui kontrak mereka di Hong Kong, menurut Konsulat Jenderal Republik Indonesia.

Hal ini berlaku untuk asisten rumah tangga yang sedang menyelesaikan kontrak dua tahun dan yang akan memperbarui kontrak dengan majikan yang sama. Baik pembantu maupun majikan harus sepakat untuk memperpanjang kontrak mereka tanpa bantuan dari agen.

Jika sepakat, majikan harus mengirimkan surat permohonan ke konsulat Indonesia yang menyatakan bahwa mereka ingin memperbaharui kontrak kerja dan bahwa mereka telah memenuhi semua hak-hak kerja dasar dan tanggung jawab dari kontrak sebelumnya.

Majikan harus mengumpulkan sendiri semua persyaratan dan dokumen pendukung umum lainnya termasuk kontrak kerja standar baru ke konsulat untuk verifikasi.

Sampai saat ini, perpanjangan kontrak untuk asisten Indonesia harus diproses melalui agen, dan banyak yang memungut biaya hingga HK $ 2.000 untuk layanan ini (tidak termasuk penerbangan kembali ke dan dari Indonesia saat wajib cuti pulang antar kontrak).

Biaya ini seharusnya ditanggung oleh majikan, walaupun beberapa laporan mengatakan bahwa biaya kadang-kadang dibebankan kepada pembantu.

Konsulat menyebutkan dalam sebuah pernyataan di situs web bahwa keputusan untuk mengizinkan asisten dan majikan untuk langsung memperbarui kontrak dibuat “untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warga negara Indonesia di Hong Kong”.

Proses perpanjangan kontrak yang sekarang akan sama seperti proses perpanjangan kontrak untuk asisten Filipina, yang telah mampu memperbarui kontrak dengan majikan mereka tanpa melalui agen sejak bertahun-tahun yang lalu.

Konsulat Jendral Indonesia di Hong Kong yang baru, Tri Tharyat, telah menunjukkan dukungan untuk hak-hak PRT di Hong Kong sejak awal menjabat. Di antara pernyataan lain tentang asisten rumah tangga, Tri mengatakan ia akan mendukung Hong Kong untuk menaikkan upah minimum bagi pekerja rumah tangga menjadi $ 5.000 per bulan (saat ini upah minimum $ 4.310).

Perpanjangan langsung dari kontrak asisten rumah tangga Indonesia

Untuk memperpanjang kontrak tanpa jasa agen, majikan harus terlebih dahulu menyerahkan dokumen yang telah disebutkan di atas ke Konsulat Jenderal Indonesia untuk verifikasi.

Asisten kemudian harus mengisi ‘formulir aplikasi visa tinggal /formulir perpanjangan visa tinggal untuk asisten rumah tangga dari luar negeri’ dari Departemen Imigrasi, sementara majikan harus melengkapi dokumen untuk ‘mempekerjakan asisten rumah tangga dari luar negeri’. Formulir ini dapat diperoleh di kantor departemen atau situs web.

Dokumen-dokumen ini dapat diajukan oleh asisten di kantor imigrasi, bersama dengan salinan asli dari kontrak standar kerja baru (diaktakan oleh Konsulat Jenderal Indonesia), paspor asisten, dan salinan bukti keadaan keuangan majikan dan alamat tempat tinggal.

Aplikasi juga dapat dikirimkan lewat online, melalui pos, atau datang langsung. Proses  biasanya membutuhkan waktu kurang dari 10 hari kerja, sedangkan jika datang langsung, perpanjangan visabisa selesai pada hari yang sama.

Biaya visa sebesar $190 dibebankan kepada majikan.

Harap diingat bahwa sebelum mereka kontrak diperbarui, asisten rumah tangga Indonesia harus kembali ke Indonesia setelah kontrak sebelumnya (dua tahun kontrak) berakhir. Penerbangan harus dibiayai oleh majikan.

Majikan juga diingatkan untuk memperbarui kebijakan asuransi wajib mereka untuk asisten rumah tangga (mengenai kecelakaan di tempat kerja).